PANGKALAN BUN – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidik dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi terkini, SD Negeri 2 Raja Seberang menggelar kegiatan In House Training (IHT) selama dua hari, yakni pada tanggal 4-5 Februari 2026.
Mengusung tema "Transformasi Pembelajaran untuk Pendidikan yang Bermutu", kegiatan ini berlangsung khidmat di salah satu ruang kelas SDN 2 Raja Seberang. Acara ini dihadiri langsung oleh Pengawas Satuan Pendidikan (Satdik), Ibu Christy, S.Pd., yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif sekolah dalam memperbarui metode pengajaran.
Fokus pada Teknologi dan Inovasi
IHT kali ini menjadi istimewa karena memadukan aspek pedagogi mendalam dengan teknologi masa depan. Terdapat tiga materi utama yang dikupas tuntas oleh para pakar di bidangnya:
- Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Disampaikan oleh Nur Endi, S.Pd., materi ini menekankan pada cara guru mendorong siswa berpikir kritis dan kontekstual.
- Koding Kecerdasan Artifisial (KKA): Narasumber Joko Nugroho, S.Kom. membedah dasar-dasar AI dan koding sebagai bekal literasi digital siswa di masa depan.
- Matematika Gembira: Materi ini dibawakan secara kolaboratif oleh Dyah Candra Arbianingrum, S.Pd.SD., M.M. dan Errica, S.Pd., yang memberikan strategi mengajar numerasi dengan metode yang menyenangkan bagi siswa.
Partisipasi Aktif Tenaga Pendidik
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen pendidik SDN 2 Raja Seberang yang berjumlah 9 orang, terdiri dari Kepala Sekolah, 8 Orang Guru, dan 1 Tenaga Kependidikan (Tendik). Para peserta tampak antusias mengikuti simulasi koding dan praktik pembelajaran matematika yang interaktif.
Kutipan Kepala Sekolah
Kepala SDN 2 Raja Seberang, Ibu Haliniatin, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya keterbukaan guru terhadap perubahan zaman. Beliau menyampaikan:
"Melalui IHT ini, kami berkomitmen untuk terus berinovasi. Transformasi pembelajaran bukan sekadar mengikuti tren, melainkan langkah nyata kami untuk memastikan setiap siswa di SDN 2 Raja Seberang mendapatkan layanan pendidikan yang relevan, bermutu, dan mampu menjawab tantangan era kecerdasan artifisial tanpa kehilangan kegembiraan dalam belajar."
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan SDN 2 Raja Seberang dapat menjadi pionir dalam penerapan pembelajaran berbasis teknologi dan metode pengajaran yang lebih inklusif serta menyenangkan di wilayahnya.
